Friday, May 17, 2019

[REVIEW FILM] Alita: Battle Angel

5:02 PM 32 Comments
Kisah-kisah robot yang jadi pemeran utama selalu menarik minat saya, karena robot itu canggih, tidak menua, dan kuat. Keberadaan robot yang hidup berdampingan dengan manusia adalah masa depan yang bukan mustahil bisa terwujud bertahun-tahun mendatang. Film tentang robot yang pernah saya tonton adalah Ghost In The Shell, ceritanya terlalu sadis dimana otak manusia diambil secara paksa untuk dicangkok ke dalam tubuh robot. Sedangkan di film ini, Alita: Battle Angel, dikemas lebih aman untuk penonton remaja menggunakan animasi 3D.

Dr Ido membangkitkan Alita yang telah lama terbengkalai.


Seorang dokter simpatik bernama Ido, menemukan kepala robot di tempat rongsokan dan membawanya ke rumah untuk dibangkitkan kembali. Ido telah membuat tubuh cyborg yang ia siapkan untuk anak perempuannya yang lumpuh, Alita. Namun karena Alita telah meninggal, maka ia gunakan tubuh itu untuk menghidupkan kepala temuannya hingga menjadi sebuah robot utuh.

Ternyata, otak manusia yang berada di dalam robot itu masih berfungsi, namun ia tidak dapat mengingat masa lalu dan identitasnya. Maka sejak itu Ido memberinya nama Alita.

Alita dan Dr Ido di Iron City


Alita menjalani kehidupan seperti remaja di Iron City, sebuah kota dimana manusia dan robot hidup membaur. Di kota tersebut, robot tak hanya mencari uang dan membayar mahal untuk mendapatkan wajah, tapi manusia yang punya penyakit parah lebih memilih untuk membuang tubuhnya agar bisa dicangkok menjadi cyborg. Sehingga cukup sulit membedakan robot setengah manusia, dan manusia setengah robot.

Menurut saya, satu-satunya yang bisa membedakan adalah pakaian. Manusia, walaupun tubuhnya telah menjadi cyborg, mereka tetap merasa butuh pakaian untuk menutupi tubuh mereka. Tetapi robot, walaupun telah memiliki wajah mirip manusia, mereka berkeliaran telanjang. Sayangnya, manusia sudah tak punya lagi hawa nafsu, manusia tidak bisa memiliki keturunan sehingga populasi di Iron City terancam punah dan dikuasai oleh robot.

Impian orang-orang Iron City adalah bisa pergi Zalem, sebuah tempat yang berada terapung di atas awan dan dijuluki 'Kota Langit'. Di Zalem, manusia bisa sekolah dan berpendidikan tinggi, orang sakit bisa disembuhkan, hidup berkeluarga dan punya anak. Hal ini saya simpulkan dari Dr Igo, yang menceritakan dirinya lahir di Zalem kemudian bertemu Dr Chiren dan memiliki anak. Entah karena alasan apa mereka pindah ke Iron City, dan anak mereka yang sakit pun meninggal.

Mungkin karena Iron City berlatar masa depan dimana planet sudah tercemar dan tak layak huni, sehingga hanya orang-orang kaya yang bisa pergi ke Zalem. Sedangkan mereka yang miskin mau tak mau harus tinggal di Iron City. Impian itu mendasari sebuah perlombaan yang disebut "Motorball", dimana semua peserta bertanding secara brutal untuk menjadi pemenang dan mendapatkan hadiah bisa pergi ke Zalem.

Zalem, kota langit yang terapung di atas awan.


Sementara itu, Alita berkenalan dengan seorang pria bernama Hugo. Mereka sering menghabiskan waktu bersama. Suatu ketika, mereka menemukan sebuah bangkai pesawat URM yang diduga hancur akibat keruntuhan. Alita tiba-tiba saja tahu dimana letak komandonya dan cara membuka kode keamanan. Disana ia menemukan tubuh cyborg aslinya.

Alita kemudian bisa mengingat masa lalunya. Ia dulu seorang tentara yang dipanggil '99', ia diberi misi menghancurkan Zalem.

Kisah romantisnya ada pada Alita dan Hugo. Ketika Hugo mengungkapkan perasaannya, Alita bertanya apakah kondisi dirinya yang bukan sepenuhnya manusia terasa menganggu. Namun Hugo menjawab, bahwa baginya Alita sudah sangat manusiawi. Ketika kita mencintai seseorang, bagaimanapun kekurangannya akan terlihat samar dan bisa kita terima.

Alita dan Hugo.


Selain itu film ini juga menceritakan kisah antara ayah dan anak. Ido sedari awal telah mengetahui bahwa di dalam otak Alita terdapat hati dan kehidupan seorang wanita muda yang luar biasa. Ido awalnya tidak menyetujui Alita menggunakan tubuh cyborg aslinya, karena Ido memandang Alita sebagai anak kandungnya. Ido tidak ingin Alita menjadi monster.

Di Iron City ada sebuah profesi bernama 'Warrior Hunter' atau 'Kesatria Pemburu'. Para pemburu ini menangkap buronan dan mendapat bayaran. Bahkan beberapa pemburu sampai merampok onderdil pada tubuh orang asing agar bisa mendapatkan uang. Sejak diketahui sebagai mantan tentara, Alita diketahui masih memiliki jantung orisinil yang bernilai jutaan.

Karena tubuhnya yang lemah, Alita tidak bisa melindungi diri dari serangan pemburu-pemburu yang mengincarnya. Sehingga Ido akhirnya menyatukan Alita pada tubuh aslinya.

Alita setelah mendapat tubuh aslinya.


Kini setelah mendapatkan kembali tubuh aslinya, Alita menjadi jabuh lebih kuat. Alita bergabung menjadi peserta Motorball dan bertekad untuk pergi ke Zalem agar bisa menuntaskan misinya. Ia mendapat julukan 'Battle Angel' karena wajahnya yang lucu seperti malaikat, namun tubuhnya tangguh menguasai pertempuran. Film ini menyajikan animasi yang sangat mulus, dimana penyatuan tubuh robot dan kepala manusia terlihat sangat menyatu.



Judul: Alita: Battle Angel
Sutradara: Robert Rodriguez
Skenario: James Cameron, Laeta Kalogridis
Berdasarkan: Battle Angel Alita (manga) oleh Yukito Kishiro
Pemeran: Rosa Salazar, Christoph Waltz, Jennifer Connely
Rilis: 14 Februari 2019 oleh 20th Century Fox

Saturday, May 11, 2019

Minggu Pertama Puasa

4:35 PM 17 Comments


Kalau di tradisi orang Sunda, menjelang bulan puasa pasti ada ritual liburan khusus yang disebut 'munggahan'. Nah yang namanya munggahan ini dilakukan saat mendekati hari pertama puasa.

Bagi saya yang bukan tipikal suka ikut-ikutan, saya gak begitu berharap bisa munggahan karena selain keuangan lagi miss queen juga takutnya gara-gara kecapean pulang liburan jadi malas puasa, dan yang paling ditakutkan, malas ngeblog!

Walaupun ujung-ujungnya saya telat update juga di blog, gara-gara LED error. Susah ngejelasinnya, jadi saya pakai LG IPS LED, seringkali layar mendadak "adjustment in progress", atau gonta-ganti mode. Kebetulan barang ini punya mode reader, movie, dll tapi gak saya gunakan karena ribet. Menurut Hendri pasti karena ada kabel yang udah longgar, tapi ya entahlah, aku gaptek!

Sewaktu saya buka Dashboard, wah saya senang sekali karena ternyata banyak yang meninggalkan jejak komentar saat saya sedang pergi ke Karang Tawulan. Sampai sekarang juga masih mode liburan sih sebenarnya, tapi karena puasa harus tetap jalan, jadi saya paksakan juga ngeblog! Serasa ada yang kurang tahu gak, kalau gak menyapa kawan-kawan blogger, sepi banget hidup saya.. #lebay

Oya, kemarin saat sedang berselancar di Youtube, saya nemu video motivasi yang kata-katanya keren banget. Kalian bisa subscribe ke channel Ricky Conrad TV jika menyukainya!


Cukup segitu aja basa-basinya. Setelah seminggu penuh bahas drama film, saya ingin memberi tahu bahwa di blog ini akan ada menu baru yaitu "Review TV Series" yang membahas serial-serial Barat seperti Game Of Thrones. Tapi, yang pertama menarik minat saya adalah serial yang berjudul Siren dan Quantiqo.

Habis potong rambut nih! Bebas bully, monggo! Hahaha



Pantai Karang Tawulan, Kec. Cikalong, Kab. Tasikmalaya, Jawa Barat. 05-05-2019

Sunday, May 5, 2019

Pengalaman Menulis Untuk Media (Brilio, UC News, IDN Times)

7:00 AM 23 Comments


Pernah saya mengalami putus asa dalam ngeblog karena penayangan sedikit. Padahal kalau saja waktu itu saya memperbaiki pola dalam blogwalking, mungkin saya tidak perlu menelantarkan blog tersayang ini dan malah memilih mengirimkan tulisan saya ke media. Tapi tak apa-apa, blog saya gak akan marah, paling dimarahin blogger lain karena gak konsisten! Hahaha..

Nah sebagai gantinya, saya akan membagikan pengalaman saya agar bisa menebus kesalahan menghibur teman-teman blogger. Ini post hiburan ya, jangan baper!

1. Brilio.net


Halaman Creator Brilio


Awal mula searching di google "menulis dan dibayar", kemudian saya menemukan halaman Creator Brilio yang beralamat di http://creator.brilio.net dimana setiap tulisan yang dikirimkan oleh anggota akan berkesempatan mendapat imbalan uang tunai hingga 200 ribu. Benarkah, semudah itu?

Tentu tidak, Ferguso. Setiap artikel yang kamu submit akan diperiksa oleh Tim Editorial Brilio, jika lolos audit maka akan dimuat di Creator's Feed https://www.brilio.net/creator/ . Tapi tidak sampai disana, artikelmu harus unik dan tampil di halaman utama Brilio, barulah artikelmu bisa dibayar.

Jika tidak masuk halaman utama, maka tidak akan dibayar. Pihak Brilio menjadikan semua tulisan yang masuk sebagai konten eksklusif mereka. Dengan menayangkan artikel para creator, maka Brilio mendapat pemasukan dari iklan, tetapi tidak semua artikel yang tayang bisa dibayar.

Dari 7 artikel yang saya ajukan, semuanya lolost audit dan tampil di Creator's Feed. Tetapi hanya satu artikel yang lolos ke halaman utama dan mendapat bayaran. Cuplikan di atas adalah bayaran akhir yang saya terima, senilai 194.000 telah dipotong pajak 3%. Tidak jelas apa alasan Brilio meloloskan artikel saya, karena jika dilihat dari jumlah penayangan, artikel-artikel saya yang lain justru lebih banyak dibaca dan artikel yang lolos ke halaman utama ini pun pembaca-nya tidak seberapa.

2. UC News / UC We-media

Halaman Kontributor UC News

UC News ini menjanjikan penayangan yang besar karena banyaknya pengguna aplikasi mereka, bahkan artikelmu bisa langsung dikomentari oleh pembaca. Walaupun menerapkan perhitungan yang ribet, tapi saya suka karena jelas. Disini kamu harus menjaga reputasi kamu dengan KREDIT tidak boleh kurang dari 80, dan POIN INDEKS minimal 40 untuk bisa mendapat pembagian dari keuntungan iklan. POIN INDEKS menentukan seberapa aktif kamu dalam membuat konten.

Ketika indeks saya sudah mencapai 40 dan kredit saya bertahan di angka 100, pihak UC News belum menyetujui akun saya mendapat keuntungan dengan alasan usia akun yang belum melebihi 7 hari. Sayangnya setelah 10 hari pun, akun saya belum juga disetujui dan malah mendapat hukuman pengurangan kredit -30 dengan alasan konten vulgar. Dengan skor kredit yang kini menjadi 70, saya pun tidak mendapat keuntungan, kecuali jika saya membuat 10 konten lagi agar kredit menjadi 80 untuk bisa memenuhi kriteria.

Saya tidak bisa menerima ini, karena konten saya sama sekali tidak ada unsur vulgar. Bahkan ketika dikomplen ke pihak UC News pun sama sekali tidak ada respon, seperti berhadapan dengan robot.

Banyak creator-creator lain yang berhasil mendapat bayaran dari UC News. Namun karena saya mendapat hukuman yang terkesan mengada-ngada, maka saya berhenti.

3. IDN Times Community

Halaman IDN Times Community

Dari semua peluang untuk menjadi penulis bayaran, IDN Times sepertinya yang paling menjanjikan, dan perhitungannya tidak ribet. Asalkan artikelmu original dan lolos audit, maka kamu langsung bisa menukar poin menjadi uang tunai. Sebagai ilustrasi, dari 350.790 page view, maka kamu akan mendapat poin sebesar 3.500 dan dapat ditukar menjadi uang Rp 350.000.

Tetapi kenyataannya tidak semanis itu. Saya mengirimkan 2 artikel pada Januari 2019, saya langsung menerima email notifikasi bahwa artikel saya sudah diterima oleh Redaksi IDN Times. Namun hingga posting ini ditulis, artikel saya masih berstatus pending, tidak ditayangkan, tapi tidak ditolak. Padahal jika seandainya ditolak pun saya bisa menerbitkan artikel tersebut di media lain atau mungkin di blog ini. Yang penting tulisan saya bisa muncul ke dunia.

Mengapa sampai saat ini, IDN Times belum meninjau artikel saya? Apakah mereka sedang kekurangan staff, atau ini cara halus untuk berhenti menerima tulisan-tulisan dari Community? Entahlah, jika kalian punya pendapat sendiri, silakan komen di bawah ya.

Jadi, kesimpulannya..



  • Rumput tetangga terlihat lebih hijau, tapi rumput di halaman rumahmu juga perlu diurus. Sepintas media menjanjikan bayaran yang besar, tapi pada kenyataannya mereka tetap manusia, yang bisa saja kewalahan menyeleksi tulisan-tulisan yang masuk sehingga tidak semua artikel yang tayang bisa langsung dibayar. 
  • Menulislah di blog sendiri. Walaupun tidak mendapat imbalan apa-apa di awal, tetapi dengan konsisten dan komitmen yang tinggi bukan tidak mungkin suatu hari nanti blogmu akan menjadi sumber penghasilan terbesar. 
  • Menulislah dengan sepenuh hati. Semakin banyak orang merasakan manfaat dari tulisanmu, semakin blog kamu punya tempat di hati pembaca, dan kamu berkesempatan membangun brand sendiri. Kalau sudah punya brand sendiri dan trafik tinggi, jangankan Adsense, lapak iklan mandiri saja pun orang bakal berani bayar di muka!


Gini-gini juga, saya pernah bayar lapak iklan di situs streaming drama HAHAHA!



Ngeri-ngeri sedap kalau mengingat pengalaman itu. Dulu saya bayar 450 ribu per bulan untuk menaruh banner dengan link yang mengarah ke blog khusus jualan. Itu baru saya aja, belum lagi kalau yang sewa lapak ada banyak kan, bisa gajian tiap bulan. 

Saturday, May 4, 2019

Jaka Tarub Yang Mencuri Selendang Bidadari

7:00 AM 11 Comments


Seorang peri bernama Seon Ok Nam datang ke dunia manusia dan mandi di air terjun Gunung Goryeong. Peri Seon tak bisa kembali ke kayangan karena pakaiannya dicuri oleh seorang penebang kayu. Kemudian Peri Seon menikahi si penebang kayu dan hidup bersama hingga memiliki dua anak, tetapi suaminya mati terjatuh dari tebing. Karena sudah tak bisa terbang, Peri Seon memutuskan tinggal di bumi untuk menunggu reinkarnasi suaminya.

Kisah Jaka Tarub dan Tujuh Bidadari merupakan cerita rakyat di Indonesia sebagai leluhur Kerajaan Mataram, dimana saat itu Mataram adalah dinasti yang menguasai poilitik di tanah Jawa sejak abad 17. Dikisahkan seorang pemuda bernama Jaka, ia berasal dari Desa Tarub, menemukan tujuh bidadari yang sedang mandi di bawah air terjun. Jaka mencuri selendang salah satu bidadari, yang mengakibatkan Nawangwulan ditinggalkan oleh saudari-saudarinya dan harus tinggal di dunia manusia.

Kini kisah Jaka Tarub bisa kita temukan pada drama korea bergenre Fantasi, Mama Fairy and The Woodcutter (Ibu Peri dan Si Penebang Pohon). Entah bagaimana ceritanya orang Korea bisa menemukan ide dasar yang sangat erat berkaitan dengan cerita rakyat di negara kita, namun jika kamu suka dengan sejarah, menonton drama ini pasti sangat memuaskan karena memakai alur maju-mundur dimana setting cerita bertempat di masa kini.

Professor Jung dan Kehidupan Sebelumnya


Professor Jung Yi Hyun, adalah seorang dosen di umurnya yang masih muda. Ia memiliki rumah sendiri dan hidup bersama asistennya, Kim Geum.

Professor Jung memiliki insomnia akut, ia sering mengunjungi psikiater wanita bernama Lee Ham Sook. Dalam setiap sesi konsultasi, Dokter Lee selalu meresepkan melatonin agar Professor Jung dapat tidur nyenyak, namun masih saja tidak berhasil. Masalahnya, setiap kali Professor Jung mencoba untuk tidur, ia selalu memimpikan dirinya sebagai penebang pohon yang bertemu peri dan mandi bersama di bawah air terjun.

Menurut saya sebagai penonton, hmm.. Itu mungkin bayangan-bayangan kehidupan sebelumnya. Orang Korea percaya pada reinkarnasi, sehingga mereka menganggap bahwa setiap orang punya kilas balik kehidupan sebelumnya.

Kim Geum dan Professor Jung pertama kali singgah di Kafe Peri.


Pada suatu hari, Kim Geum mengajak Professor Jung pulang kampung. Di perjalanan mudik, mereka singgah di sebuah tempat bernama "Kafe Peri". Banyak keanehan yang mereka temukan, dari mulai nenek barista yang memakai baju tradisional dengan bunga yang tersemat di rambut, dan menu yang aneh!

Menu Kopinya:

Air Mata Rusa

Tidak, Putri!
Keanggunan Tuan Putri
Air Hitam


Mereka berdua memesan "Air Hitam" karena terdengar paling masuk akal. Setelah menghabiskan kopi, mereka berdua melanjutkan perjalanan mudik dan tidur di rumah orang tua Kim Geum. Namun sejak saat itu Professor Jung bisa tidur nyenyak tanpa terganggu oleh mimpi-mimpi yang sama.

Peri Seon Hidup Sebagai Barista


Peri Seon memiliki dua wujud, wanita muda dan nenek tua.


Sementara nenek barista ternyata adalah wujud lain dari Peri Seon yang ribuan tahun silam kehilangan 'selendang' sehingga tak bisa kembali ke kahyangan. Selama ribuan tahun, Peri Seon mempelajari cara membuat kopi kemudian ia menjadi seorang barista di truk dekat kampus tempat Professor Jung mengajar.

Peri Seon menyadari bahwa Professor Jung adalah reinkarnasi dari suaminya. Namun di sisi lain, Kim Geum telah menyukai Peri Seon lebih dulu, dan hubungan Kim Geum dengan Professor Jung yang semula akrab lama-lama mulai renggang.

Kim Geum ternyata adalah reinkarnasi dari seorang dewa, yang sejak dulu telah menyukai Peri Seon. Namun Peri Seon menghilang dan menikahi seorang manusia di bumi.


Kim Geum menyukai Peri Seon lebih dari Professor Jung.

Selain itu masih banyak keanehan-keanehan yang ditemukan pada drama ini, seperti anak dari Peri Seon bernama Jeom Soon memiliki wujud seekor harimau. Jeom Soon memiliki kemampuan berubah menjadi manusia dan kucing, namun tetap saja ia harus mengendalikan diri untuk tidak memakan daging, karena jika dilanggar maka orang-orang bisa melihat wujud aslinya.

Secara keseluruhan Mama Fairy and The Woodcutter memberikan tontonan yang unik karena memadukan sejarah dan fantasi. Sayangnya menurut saya pribadi, Korea seperti belum siap membuat drama fantasi terlihat lebih realistis. Ada banyak penampakan hewan-hewan yang terlalu dipaksakan, seperti kucing dan rusa yang bisa berbicara.



Judul: Mama Fairy and The Woodcutter / Ibu Peri dan Si Penebang Pohon
Sutradara: Kim Yun Cheol
Penulis: Dol Bae (webcomic), Yoo Kyung Sun
Jaringan: tvN
Jumlah Episode: 16 (Selesai)
Tanggal Rilis: 5 November - 25 Desember 2018
Pemain: Moon Chae Won, Ko Du Shim, Yoon Hyun Min

Friday, May 3, 2019

Review Kdrama: Are You Human?

7:00 AM 10 Comments


Oh Ro Ra, seorang ilmuwan peneliti robot AI harus kehilangan suami dan anaknya secara bersamaan. Suaminya, Nam Jung Woo tiba-tiba dinyatakan telah meninggal, dan anaknya, Nam Shin harus tinggal bersama sang kakek untuk menjadi pewaris generasi ketiga PK Group. Karena tidak diterima sebagai menantu, Oh Ro Ra kemudian pergi ke luar negeri dan hidup menetap di Ceko. Di kediamannya, Oh Ro Ra menciptakan sebuah robot canggih yang menyerupai Nam Shin. 

Kdrama berjudul "Are You Human?" merupakan suatu terobosan di genre Sci-Fi, dimana karya fiksi memadukan sains. Disini penonton hanya perlu menikmati alur, tidak dipusingkan dengan istilah-istilah yang sulit dipahami seperti di film-film barat. Ini cukup memuaskan penonton karena apa yang mereka dapat adalah 'tontonan', bukan sesuatu yang harus diamati, dipahami, bahkan sampai diteliti dengan searching sendiri di internet setelah selesai menonton.

Baca juga:



Menciptakan Sebuah Robot Menyerupai Manusia, Nam Shin III


Nam Shin III, robot ciptaan Oh Ro Ra yang telah melewati serangkaian pemutakhiran.


Keseharian Oh Ro Ra di Ceko memperlihatkan elemen-elemen rumah yang ramah lingkungan, seperti tanaman yang sengaja ditaruh di lab agar banyak oksigen, karena sebagian besar waktu Oh Ro Ra dihabiskan disana. Sinar matahari juga bisa leluasa masuk karena dibutuhkan oleh tumbuhan, serta membuat lab tempat pembuatan robot terasa memiliki nyawa sendiri. Diiringi Original Sound Track yang bernuansa futuristik cocok sekali dipadukan dengan perkembangan si robot. Sempurna! Dengan begitu robot Nam Shin III terlihat hidup.



Dan siapa sangka, bahwa sebuah robot yang dibiarkan hidup berdampingan dengan manusia, ternyata bisa mengembangkan kecerdasannya sendiri? Apakah robot Nam Shin akan mempermudah hidup manusia, atau sebaliknya justru membahayakan?

Kalau dipikir-pikir, mustahil sebuah robot bisa berperilaku sedemikian rupa agar mirip dengan manusia asli. Belum ada teknologi yang mencapai titik itu. Tapi karena ini sebuah drama, menurut saya usaha mereka dalam menampilkan robot Nam Shin cukup bisa kita terima. Perhatikanlah pemutakhiran dari robot Nam Shin I, replika dari Nam Shin yang berusia 7 tahun. Saat itu Nam Shin I tidak bisa leluasa bergerak, sampai ia pun terjatuh setiap kali menuruni anak tangga. Kemudian Oh Ro Ra memberikan alat tambahan sebagai pengatur keseimbangan.

Setelah diluncurkan Nam Shin II, replika Nam Shin di usia remaja, robot itu mempelajari bahwa manusia bisa tersenyum. Maka Oh Ro Ra membuat pemutakhiran dengan membuat Nam Shin III sebagai replika Nam Shin di usia sekarang, 27 tahun. Robot itu bisa tersenyum dan memeluk manusia yang menangis.


Robot Nam Shin III Dikirim Ke Korea Untuk Menggantikan Si Manusia Nam Shin

Di Korea, pada tahun 2018, Nam Shin tumbuh sebagai pria brengsek akibat tidak mendapat kasih sayang dari ibu. Ia menampar seorang pengawal bernama Kang So Bong di depan banyak orang agar publik menganggap dirinya tidak pantas menjadi pewaris, dengan begitu ia bisa leluasa pergi ke Ceko. Pasti kita mengira, tujuan Nam Shin pergi ke Ceko adalah bertemu ibunya, bukan begitu?

Ternyata bukan. Nam Shin telah mendengar bahwa ibunya, Oh Ro Ra menciptakan sebuah robot yang menyerupai dirinya. Maka ia ingin melihat dengan mata kepala sendiri seperti apa robot itu.


Momen sebelum Nam Shin tertabrak dan koma.


Nam Shin memang berhasil menemukan robot itu di pasar. Ia melihat robot itu dengan rasa tak percaya dan tak mengerti, kewaspadaannya hilang, ia berjalan dan tertabrak sebuah truk hingga koma. Supir truk yang menabrak Nam Shin adalah orang suruhan Seo Jong Gil, Direktur Eksekutif PK Group yang menginginkan posisi pewaris.

Selama 20 tahun, Oh Ro Ra hidup terpisah dari anaknya dan kini ia melihat Nam Shin tergeletak di jalan bersimbah darah, dalam keadaan sekarat. Asisten pribadi Nam Shin, Ji Young Hoon meminta Oh Ro Ra untuk merahasiakan kondisi kritis Nam Shin agar tidak diketahui oleh Seo Jong Gil. Maka sejak itulah, Oh Ro Ra mengirim robot ke Korea untuk menggantikan Nam Shin.

Ji Young Hoon, asisten pribadi yang melindungi Nam Shin seperti saudara. 



Konflik Keluarga dan Perusahaan


Nam Gun Ho, kakek Nam Shin, Ketua dari PK Group.

Sepanjang menonton drama ini, saya melihat konflik keluarga dan perusahaan. Kematian Nam Jung Woo masih menjadi misteri. Ketua PK Group, Nam Gun Ho, yang pada awalnya tidak menyukai Oh Ro Ra ternyata diam-diam selama ini mendanai pemutakhiran robot Nam Shin melalui seorang perantara bernama David. Apa tujuan Nam Gun Ho sebenarnya? Apa ia diam-diam menginginkan robot itu? Penasaran kan!

Yang paling aneh disini, mengapa robot Nam Shin bisa mengembangkan kecerdasan sendiri, kemudian saa mengenal Kang So Bong lebih jauh, ia menunjukkan reaksi yang tidak biasa. Padahal normalnya sebuah robot menganggap pria dan wanita adalah sama, tetapi robot Nam Shin jatuh cinta pada Kang So Bong bukan sebagai pria kepada wanita, tetapi sebagai robot yang melindungi tuannya.

Robot Nam Shin III dan Kang So Bong.


Jauh sebelum robot Nam Shin III datang ke Korea, manusia pertama yang ia kenali adalah Oh Ro Ra, yang ia panggil sebagai "Ibu". Ibunya memberi aturan-aturan, seperti memeluk manusia ketika menangis, membatasi kadar kalori dan kafein, dan sebagainya. Maka ketika Kang So Bong mengetahui identitas robot, Kang So Bong menerapkan berbagai aturan agar si robot tetap bisa berpura-pura sebagai Nam Shin asli tanpa ketahuan. Karena Kang So Bong menerapkan pola yang sama seperti cara ibunya berkomunikasi dengan dirinya, maka robot Nam Shin III menjadikan Kang So Bong sebagai tuannya.

Di masa-masa mendatang, drama ini cukup membingungkan penonton tentang siapa yang harus dipercaya. Berikut adalah nasehat Nam Gun Wo pada Nam Shin.

Shin-ah, kau tinggal belajar satu hal lagi maka kau akan sempurna. Sekutumu tidak selamanya sekutumu, musuhmu tidak selamanya musuhmu.

Bingung juga, kan ya?

Dan, siapa sangka. Nam Shin yang selama ini koma, tak ada yang menyadari bahwa dia sadar dan menguping pembicaraan mereka tentang si robot yang menirukan dirinya. Lalu entah karena alasan apa, Nam Shin bersekongkol dengan Seo Jong Gil dengan tujuan yang sama. Seo Jong Gil merasa bahwa robot itu adalah penghalang untuk mendapatkan PK Group, kemudian Nam Shin yang senang mengacau mulai mengendalikan si robot untuk membunuh Kang So Bong dan Nam Gun Ho.

Walaupun di akhir, Oh Ro Ra meninggal saat menyelamatkan robot dari kehancuran yang diakibatkan Nam Shin dan Seo Jong Gil, ending dari drama ini cukup memuaskan. Dulu si robot pernah meminta Oh Ro Ra untuk bisa tersenyum, kini ia ingin bisa menangis.

Robot Nam Shin III, yang telah memiliki jiwa, ia meretas sistem kendali yang digunakan Nam Shin untuk bisa mengambil alih kembali kesadarannya. Kini siapa pun tak akan bisa menghentikannya.


Judul: Are You Human? / Apakah Kau Manusia?
Sutradara: Cha Young Hoon
Penulis: Jo Jung Joo
Jaringan: KBS 2
Jumlah Episode: 36 (Selesai)
Tanggal Rilis: 4 Juni - 7 Agustus 2018
Pemain: Seo Kang Joon, Kim Sung Ryoung, Kong Seung Yon

Thursday, May 2, 2019

Ketika Selebriti Jatuh Cinta Pada Pengacara

7:00 AM 6 Comments


Pasangan Yang Tak Bisa Bersatu Di Kdrama Goblin


Di dalam kdrama bergenre fantasi Goblin: The Guardian and The Lonely, Yoo In Na dan Lee Dong Wook bermain sebagai pasangan second lead. Kim Sun atau Sunny, seorang wanita logis pemilik restoran berkenalan dengan Malaikat Kematian atau Grim Reaper yang sedang bertugas memanggil para arwah.

Sunny dan Grim Reaper berbeda dunia, mereka berdua tidak bisa bersatu dan Sunny ingin melupakan Grim Reaper walaupun menaruh perasaan yang dalam. Sementara Grim Reaper sendiri yang penasaran pada Sunny sejak pertama kali bertemu, dia bisa mengingat kehidupan lamanya. Sebelum berinkarnasi, mereka berdua adalah raja dan ratu yang terpisahkan oleh kematian.



Saat Grim Reaper menjalankan tugas terakhirnya memanggil arwah, yang datang adalah arwah Sunny. Kemudian Grim Reaper mengikuti Sunny ke pintu kehidupan. Pada kehidupan berikutnya, ternyata mereka dipertemukan kembali, wanita sebagai artis dan pria sebagai detektif. Pertemuan mereka setelah reinkarnasi rupanya sekaligus mengakhiri episode terakhir kdrama Goblin.

Mereka Bertemu Kembali di Kdrama Touch Your Heart


Rupanya tvN menyadari chemistry yang tumbuh di antara Yoo In Na dan Lee Dong Wook, sehingga menghadirkan kdrama bergenre komedi romantis: Touch Your Heart. Kdrama ini diangkat dari sebuah webtoon berjudul sama.



Ceritanya seorang artis bernama Oh Yeon So (Yoo In Na) terlibat skandal narkoba, walaupun hasil tes menyatakan dia negatif, namun popularitasnya menjadi turun dan tidak mendapat pekerjaan lagi di industri hiburan. Satu-satunya kesempatan agar dia bisa kembali terkenal adalah dengan bekerja magang di sebuah firma hukum, agar ia mendapat pengalaman yang cukup untuk mendapatkan peran.

Oh Yeon So ramah pada semua orang, sehingga dia cepat berbaur dengan orang-orang di firma. Sedangkan Kwon Jung Rok, sebagai pengacara yang memiliki tingkat kemenangan paling tinggi, menganggap Oh Yeon So sekertaris yang tidak kompeten dalam mengerjakan tugas-tugasnya.

Oh Yeon So membenci Kwon Jung Rok karena sangat arogan dan kasar, sehingga ia bertekad menjadi sekertaris yang sempurna sampai Kwon Jung Rok kewalahan jika dirinya tak ada. Seiring dengan berjalannya waktu, kasus demi kasus mereka tangani bersama.

Kwon Jung Rok yang dijuluki manusia tanpa ekspresi, merasa nyaman di dekat Oh Yeon So, dan mulai tersentuh dengan kebaikan sekertarisnya yang terasa begitu tulus. Hingga pada akhirnya masa magang selesai, Oh Yeon So harus pergi ke luar negeri demi melanjutkan karirnya.

Akhir dari cerita Touch Your Heart ini happy ending sih sebenarnya, karena pada akhirnya Oh Yeon Seo menggandeng pacarnya, Kwon Jung Rok ke depan publik saat peresmian drama yang dibintangi olehnya. Kemunculan kdrama ini pun memuaskan netizen yang berharap Yoo In Na dan Lee Dong Wook berpacaran di dunia nyata.


Wednesday, May 1, 2019

Aku Si Gadis Bertato Naga, Bertemu Saudariku Yang Hilang

7:00 AM 13 Comments

Ayahku gila, dan Camilla juga sama gilanya karena memilih dia daripada aku. Aku tidak menikmati masa-masa kecil yang bahagia seperti anak-anak perempuan seusiaku, maka aku kabur dan tidak pernah melihat ke belakang. Aku sangat benci dengan pria seperti ayah, pria yang menjadikan tangisan wanita sebagai kesenangan.

Dua puluh tahun pun berlalu. Aku hidup sebagai penggemar pria-pria sadis, meneror mereka, membeberkan rahasia mereka dan mengalokasikan uang mereka pada pihak-pihak yang pantas menerimanya. Jika ada yang bertanya mengapa aku bisa melakukan semua itu dengan mudah, maka kujawab: Aku hanya mengikuti insting-ku. 

---------

Film ketiga, dibintangi oleh Claire Foy.
Cuplikan di atas adalah potongan dari film The Girl In The Spider's Web, film ketiga yang menceritakan seorang gadis introvert bernama Lisbeth Salander. Dalam kesehariannya, Lisbeth berpakaian serba hitam, memangkas pendek rambutnya dan bertato. Dari penampilannya tak akan ada yang menyangka bahwa Lisbeth bekerja untuk orang-orang tertentu sebagai hacker yang memiliki ingatan fotografis.

Lisbeth masih memiliki orientasi yang tak jelas, entah dia menyukai wanita atau pria. Mungkin karena sedari kecil ia membenci ayahnya yang suka menyiksa wanita sehingga merasa lebih nyaman tidur bersama perempuan yang ia temui di bar, tetapi ia juga sesekali berkomunikasi jarak jauh dengan seorang reporter bernama Mikael Bloomvisk.

Karena suatu hal, Lisbeth tak bisa mempercayai Mikael sebagai pria. Padahal di masa lalu, mereka berdua sangat cocok bekerja sama dengan memadukan keahlian jurnalis dan hacking. Lalu di film The Girl In The Spider's Web ini, mereka berdua dipertemukan saat sedang menyelediki kasus yang sama. Mikael terobsesi menyelidiki kasus ini, sampai akhirnya ia menyadari bahwa semua petunjuk mengarah pada saudari Lisbeth, Camilla Salander.

Camilla berdiri di tepi jurang, memegang koper kecil yang diincar oleh Lisbeth. Dengan lirih Camilla berkata, "Selama bertahun-tahun ke belakang, kau hidup sebagai pahlawan yang menjebloskan pria-pria sadis ke penjara. Tapi kenapa, kau tidak menolongku?"

Lisbeth mengarahkan pistol pada Camilla sambil menahan tangis, "Aku tidak bisa!"

"Kenapa tidak bisa?" tanya Camilla tak paham.

Lisbeth menurunkan pistolnya dan melepaskan tangis, "Kau memilih dia!"

Demikianlah, emosi anak-anak yang tak kunjung selesai bertahun-tahun, mempertemukan kembali dua bersaudari dari keluarga yang tak bahagia. Camilla loncat dari tebing, seperti yang dilakukan Lisbeth dua puluh tahun lalu saat mengajak kabur.

-----------

Jika tertarik mengenal kisah Lisbeth Salander lebih jauh, kalian bisa menonton film pertama dan keduanya namun masing-masing dari film tersebut dibintangi oleh dua artis yang berbeda.

Film pertama
Kehidupan Lisbeth saat remaja diceritakan melalui film The Girl With The Dragon Tattoo, yang mana pada masa-masa itu Lisbeth diasuh oleh negara dengan hukum perwalian. Lisbeth dianggap tidak kompeten mengelola emosi dan berinteraksi dengan orang-orang, sehingga ia harus diasuh oleh wali yang ditunjuk oleh hukum. Seperti uang makan, sewa tempat tinggal dan sebagainya akan ia dapat dengan cara meminta pada walinya.

Sayangnya, sang wali, Bjurman memanfaatkan posisi Lisbeth yang sedang butuh uang. Mau tak mau Lisbeth terpaksa melayani tuntutan tidak pantas dari Bjurman demi mendapatkan sebuah laptop. Namun kejadian tersebut menjadi pemicu Lisbeth untuk memutar balik keadaan, yaitu dengan cara menaruh kamera tersembunyi yang merekam Bjurman melakukan itu padanya. Lisbeth mengancam akan menyebarkan video rekaman itu jika Bjurman tidak menuruti permintaannya.

Bjurman menulis laporan bahwa Lisbeth dinyatakan mandiri secara emosi dan finansial. Maka sejak itu, kehidupan Lisbeth sebagai orang dewasa pun dimulai pada film The Girl Who Played With Fire.

Film kedua.
------------

Menurut pendapat saya, aksi Rooney Mara di film pertama sangat mewakili peran Lisbeth Salander karena dia berperawakan kurus dan berkulit putih pucat, selain itu dia mampu berakting dengan baik.

Berbeda saat dimainkan oleh Noomi Rapace di film kedua, jujur agak kurang puas karena tidak sesuai ekspektasi.

Namun pada saat melihat Claire Foy di film ketiganya ini saya terpuaskan kembali. Apalagi boleh dibilang film yang ketiga lebih sarat makna, alur cerita yang menarik mengikuti novelnya, dan lebih aman ditonton. 

Tuesday, April 30, 2019

Eulachacha Waikiki 2! Nonton Lagi WARKOP DKI Versi Korea

7:00 AM 30 Comments


Orang jenius adalah orang yang memiliki rasa humor. Serial yang berjudul Warung Kopi atau disingkat Warkop menyajikan cerita-cerita lucu yang menghibur, dibintangi oleh Trio DKI yaitu Dono, Kasino, dan Indro. Bahkan saking lucunya menonton Warkop, saya sampai tertawa terbahak-bahak hingga perut sakit, saya tonton berapa kalipun episode yang sama, sampai sekarang masih lucu!

Sebagai pecinta drakor sejati, saya beruntung sekali bisa mengenal Eulachacha Waikiki (Selamat Datang di Waikiki). Dibintangi oleh oppa-oppa ganteng, jalan cerita yang menarik, sekaligus melepaskan stress. Di serial drama pertamanya, Eulachacha Waikiki menceritakan tiga orang pria yang menjalankan sebuah penginapan bernama Waikiki. Mereka adalah Kang Dong Gu, Lee Jun Ki, dan Baek Du Shik. 

Eulachacha Waikiki seoson pertama.


Lee Jun Ki, Kang Dong Du, Baek Du Shik di season pertama.


Alkisah, Dong Gu dan Du Shik telah sukses meraih impian mereka sehingga Penginapan Waikiki diserahkan sepenuhnya pada Lee Jun Ki. 

Di 'Eulachacha Waikiki 2' ini Lee Jun Ki masih berjuang untuk menjadi seorang aktor dan belum begitu populer. Saat Waikiki mengalami kebangkrutan, ia meminta teman-temannya Cha Woo Shik dan Kook Ki Bong untuk menginvestasikan tabungan mereka. 


Kook Ki Bong, Lee Jun Ki, dan Cha Woo Shik di season kedua.


Woo Shik memiliki suara merdu, namun ia belum pernah lolos audisi, sehingga ia hanya bisa mendapat bayaran kecil dari hasil menyanyi di kafe atau resepsi pernikahan. Sementara Ki Bong yang berusaha menjadi atlet baseball selalu dipandang sebelah mata oleh rekan-rekan timnya. Ki Bong yang sama bodohnya dengan Du Shik, kini menjadi partner kegilaan Jun Ki.  

Kemalangan terjadi ketika pemilik bangunan menagih biaya sewa perpanjangan yang sudah melewati batas tempo. Tiba-tiba ada sebuah meteor yang jatuh di penginapan itu, sehingga lantai dan atap mengalami kerusakan akibat kejatuhan meteorit. Jun Ki dan Ki Bong berpikir untuk menjual meteorit tersebut dengan harapan bisa melunasi semua tagihan, namun saat mereka hendak pergi melelang meteorit, terjadi keributan di gedung dan mereka membawa kabur pengantin wanita!

Sayangnya, meteorit tersebut hilang akibat kegaduhan yang terjadi di gedung. Pengantin wanita, yang ternyata adalah cinta pertama mereka bertiga, Han Seo Yeon batal nikah karena ayahnya ditipu dan preman-preman penagih hutang membuat pesta pernikahannya batal. Seo Yeon tidak punya tempat untuk pulang, maka ia menjual iguana langka peliharaannya seharga 10.000 dollar untuk melunasi tunggakan hutang Waikiki. 

Sejak saat itu, Seo Yeon tinggal bersama mereka di Waikiki sampai ayahnya bisa melunasi hutang-hutang. Tetapi Seo Yeon bukan satu-satunya wanita disini, karena ada Kim Jung Eun dan Cha Yoo Ri yang membuat hari-hari di Waikiki tak terasa monoton akibat kegilaan-kegilaan yang diciptakan penghuni pria. 

--------------

Itulah cuplikan episode awal 'Eulachacha Waikiki 2', saya tak bisa menceritakan sampai akhir karena sampai tulisan ini terbit, status drama tersebut masih tayang di channel JTBC. Kalian bisa lho menonton drama-drama korea favorit kalian di portal streaming resmi seperti Viu, Netflix, Iflix, Tribe, dan masih banyak lagi. Kalau menurut rekomendasi saya, Viu itu yang paling update dengan drama-drama terbaru, bahkan jadwal rilis episode terbaru hampir mendekati jadwal tayang asli di negara asalnya. 


Judul: Eulachacha Waikiki 2 / Welcome to Waikiki 2
Sutradara: Lee Chang Min
Penulis: Kim Ki Ho, Song Ji Eun
Jaringan: JTBC
Jumlah Episode: 16 (On Going)
Jadwal Rilis: 25 Maret - 14 Mei 2019
Pemain: Lee Yi Kyung, Kim Sun Ho, Shin Hyun Soo

Monday, April 29, 2019

Mengapa 'Encounter' Begitu Populer Di Kalangan Pecinta Drakor?

8:33 AM 33 Comments


Setelah menikah dengan Song Jong Ki, artis papan atas Song Hye Kyo sempat vakum dari dunia hiburan dengan tidak mengambil proyek baru. Mungkin mereka lagi bulan madu kali, ya. Maklum pengantin baru. Setelah sekian lama menghilang, kemudian Song Hye Kyo muncul kembali di drama 'Encounter', dan kabarnya lawan main Si Tante Cantik ini adalah Park Bo Geum, sahabat dari suaminya.

Unsur Yang Tak Biasa Dalam Kdrama 'Encounter'


Kesan pertama saat menonton drama ini, saya akui plot-nya agak membosankan. Terlalu banyak dialog panjang yang bikin ngantuk dan sakit kepala kalau gak ada cemilan. Tapi itu memang sudah bagian dari drama, boleh jadi begitulah cara 'Encounter' memperkenalkan tokoh-tokoh dengan latar belakang dan konfliknya.

Hampir semua drama yang saya tonton, sebut saja: Goblin, Secret Garden, W-Two Worlds, The Bride of Water God, I'm Not A Robot, Are You Human Too?, What's Wrong With Secretary Kim?, semuanya memakai unsur yang sama!

Pria kaya bertemu gadis sederhana. Drama apa pun, walaupun dikembangkan dari ide cerita yang berbeda-beda, tapi selalu saja ada unsur yang seperti itu. Seolah-olah lelaki yang tak punya kekayaan harta tidak seru jika disorot sebagai pemeran utama, karena apa? Wanita didoktrin sedari kecil oleh cerita dongeng Princess, yang dihampiri oleh seorang Pangeran dan menjadi kaya raya dalam sekejap. Unsur seperti inilah yang memuaskan penonton.

Tapi di drama Encounter, tidak! Disini yang kaya raya adalah si wanita, kemudian bertemu dengan pria dari keluarga sederhana. Secara logisnya sih ngapain Cha So Hyun atau Presdir Cha melepaskan hotel yang sudah membuat dirinya sukses hanya demi Kim Jin Hyuk yang tak punya apa-apa. Tapi disitulah seninya! Cinta membuat siapa pun menjadi gila, tak ada yang salah dengan menjadi gila, karena setiap orang harus melakukan hal-hal gila minimal sekali dalam seumur hidup.

Cha So Hyun dan Kim Jin Hyuk menari bersama saat bertemu di Kuba.


Putri Es Hidup Sebagai Burung Dalam Sangkar Emas


Presdir Cha adalah seorang janda. Ia menikah demi kepentingan politik, kemudian bercerai karena tak saling mencintai. Ia mendapatkan Hotel Donghwa yang hampir bangkrut sebagai kompensasi, kemudian hotel tersebut bisa bangkit kembali dan membuka cabang di Kuba.

Walaupun sukses sebagai seorang CEO, Presdir Cha tidak pernah mendapatkan apa yang ia inginkan dalam hidupnya. Kasus kecilnya saat Presdir Cha ingin makan ramyeon di area peristirahatan saja, Sekertaris Jang melarang karena takut reporter akan memotret diam-diam dan membesar-besarkan. Padahal ramyeon di area itu rasanya enak, dan ramyeon lebih enak dimakan langsung di tempat! Sebagai penyuka ramyeon, saya tahu, hidup Predir Cha itu kejam!

Predir Cha selama ini selalu mengatasi rasa kesepiannya menggunakan obat tidur. Tetapi saat ia baru saja menelan pil, ia tergoda untuk mendatangi pantai El Maleco di Kuba. Akibatnya saat sedang menikmati pemandangan di pantai itu, Presdir Cha kehilangan semua barang-barangnya dan tertidur. Saat bangun, ia menemukan seorang pria bernama Kim Jin Hyuk duduk di sampingnya.

Cha So Hyun tertidur di pundak Kim Jin Hyuk saat melihat pemandangan El Maleco.


Dari Sorot Matanya Saja, Dia Tak Akan Menerima Uang


Kim Jin Hyuk adalah seorang pria sederhana yang hobi mengabadikan momen-momen kecil dengan sebuah kamera model lama. Baginya, kamera tersebut sudah menjadi teman perjalanan hidupnya sedari kecil. Maka saat mobil yang ditumpangi Presdir Cha tanpa sengaja merusak kamera milik Jin Hyuk, dengan tegas Jin Hyuk menolak uang ganti rugi.


Kim Jin Hyuk diketahui sebagai karyawan Presdir Cha.


Pada hari-hari berikutnya, Jin Hyuk diketahui sebagai karyawan Hotel Donghwa. Saat interview, Jin Hyuk menyisipkan kata-kata ini, "Sebuah hotel harus memegang nilai-nilai kemanusiaan karena pada akhirnya hotel dijalankan oleh manusia."

Presdir Cha merasa nyaman untuk mengobrol dan mengajak makan ramyeon bersama di area peristirahatan. Akibat dari kedekatan mereka berdua, hidup Presdir Cha menjadi terusik oleh orang-orang yang menganggap Presdir Cha menyalah gunakan otoritas pada karyawan.


Presdir Cha dan Kim Jin Hyuk, makan ramyeon di area peristirahatan.


Mantan Suami Diam-Diam Masih Menyukai Presdir Cha


Mantan suaminya, Woo Seok adalah putra sulung keluarga konglomerat Taegyong Grup. Walaupun sudah bercerai, Taegyong Grup masih saja selalu mengganggu Presdir Cha dengan memaksa rujuk. Apalagi kesuksesan Presdir Cha sebagai CEO Hotel memuluskan karir ayahnya sebagai caleg. Sementara ibu kandung Presdir Cha yang berambisi menjadi ibu negara, turut membantu Taegyong Grup agar dirinya bisa rujuk dengan Woo Seok.

Inilah Woo Seok, mantan suami yang melindungi Presdir Cha.


Bagi Woo Seok yang pada awalnya suka bergonta-ganti pasangan, Presdir Cha adalah tipikal wanita yang berbeda dari kebanyakan. Saat perjodohan mereka, Presdir Cha berkata, "Aku tahu bahwa kita harus saling menyukai. Jadi, kau bisa jelaskan dengan santai, seperti apa kriteria idamanmu, agar aku setidaknya bisa menebak."

Woo Seok terdiam sesaat, kemudian tersenyum kecil, "Kriteria? Entahlah. Tapi aku menyukai wanita yang seperti ini, Cha So Hyun."

Kini setelah mereka bercerai, Taegyong Grup mengerahkan segala cara untuk memisahkan Presdir Cha dengan Jin Hyuk akibat insiden makan ramyeon. Namun, Woo Seok membela Presdir Cha dengan berkata, "Ibu, dia bukan benda. Bukankah lucu ketika dia melakukan hal-hal gila?"

Bahkan di lain kesempatan, Woo Seok menjanjikan bayaran tinggi untuk melenyapkan buletin anonim yang mengkritik Presdir Cha. Woo Seok juga mencegah orang-orang yang berusaha merebut posisi CEO Donghwa dengan mengatakan tindakan itu tidak jantan.


-------------

Kalau diperhatikan dari awal sampai akhir, hubungan Woo Seok dengan Predir Cha lebih seperti sahabat, walaupun mereka telah bercerai. Saya pikir, akan lebih pantas jika mereka berdua rujuk, tetapi sayang ambisi kedua orang tua mereka membuat pernikahan mereka tidak indah.


Apalah daya, Presdir Cha si gadis pemurung yang dijuluki Putri Es itu, hanya bisa luluh oleh Kim Jin Hyuk yang berani melangkah maju dengan keren di depan semua eksekutif.

"Ibu Cha, aku ada uang. Ayo kita makan ramyeon lagi."

Hanya sesederhana itu, Presdir Cha bisa tersenyum, dan siapa pun akan tersentuh.



Judul: Encounter / Pertemuan
Sutradara : Park Shin Woo
Penulis: Yoo Young A
Jaringan: tvN
Jumlah Episode: 16 (Selesai)
Tanggal Rilis: 28 November 2018 - 24 January 2019
Pemain: Song Hye Kyo, Park Bo Geum, Jang Seung Jo

Monday, April 22, 2019

Masa Depan Blog Ini, Mau Jadi Apa?

7:09 PM 88 Comments

Saya gak percaya kata-kata motivasi, karena pada akhirnya kata-kata penyemangat yang mereka jual hanyalah terasa manis didengar, tetapi sulit untuk dilakukan. Betul, tidak?

Namun, ada sebuah ungkapan yang membuat semangat saya kembali berkobar.

If you can dream, you can do it. 

Sebuah ungkapan sederhana, yang mana jika kita berani membayangkannya, maka besar kemungkinan itulah yang bisa kita lakukan.

Saya sangat suka menulis. Sewaktu saya menulis skenario, usia saya saat itu masih 21 tahun. Ternyata menulis naskah film itu tidak langsung dibayar ketika naskah selesai, tetapi penulis juga perlu secara suka rela datang ke lokasi shooting untuk memastikan pemahaman sutadara sama dengan penulis. Saya pikir nanggung kalau sudah datang jauh-jauh ke lokasi apalagi selama 3 hari 2 malam menginap di gunung, maka saya putuskan menjadi asisten sutradara untuk menambah pemasukan. Selain itu pada tahap pasca produksi, saya juga datang ke ruang editing biar dapet makan gratis. Hahaha!

Itu baru pengalaman saya di komunitas kecil yang memproduksi video-video berdurasi pendek. Kalau di Production House besar, mungkin si penulis hanya fokus pada pekerjaan menulis saja dan tidak ikut terlibat hal-hal lain.

Teman saya ada yang jago banget soal SEO. Waktu itu saya menulis untuk dia, berhubung saya gak ngerti soal Adsense, maka saya tidak keberatan dibayar per artikel. Sampai sekarang pun saya masih berhubungan baik dengan dia, berkat dia pula saya mulai melirik Adsense.

Saya teringat awal mula membuat blog ini, yang waktu itu saya masih berstatus lajang. Saya tersenyum sendiri mengingat diri saya yang waktu itu mengevaluasi pekerjaan dan merencanakan semua langkah-langkah sendiri, seperti orang gila yang tidak bisa dihentikan.

Setelah membentuk sebuah tim, saya mengeluh si A kerjanya gak serius, si B postingannya kurang bagus, dan sebagainya. Pada akhirnya mereka semua pergi, sebagian atas kemauan sendiri, sebagian saya sudahi sepihak.

Yaah, mau bagaimana lagi.

Jadi, setelah semua hal yang saya lalui, saya ingin mengerjakan apa yang sedari dulu diinginkan.

Dulu saya tidak sempat menulis karena sibuk menjalankan usaha. Tetapi sekarang saya punya waktu yang tidak terbatas. Daripada mengirim tulisan ke media, saya pikir lebih baik menerbitkan di blog sendiri supaya semua penayangan menjadi milik kita.

Blog ini akan saya fokuskan pada review kdrama dan film, agar saya bisa menceritakan kembali semua yang sudah saya tonton. Adakah yang bersedia memberi saran? Kritik pedas pun saya terima, karena saya suka yang pedas-pedas, kalau bisa pakai bon cabe. Hahaha!


Salam ngeblog dari author! 
Tetep semangat walau pembaca sedikit ya~

Sunday, April 14, 2019

[REVIEW] How To Train Your Dragon 3: The Hidden World

12:47 PM 23 Comments


Awal mula tahu "How To Train Your Dragon (HTTYD)" sewaktu masih berlangganan internet yang udah sepaket sama channel TV berbayar. Dari situ ada channel anak-anak yang menampilkan serial HTTYD, dengan durasi pendek tentunya. Saya jadi akrab sama tokoh-tokoh didalamnya yaitu Hiccup dan Astrid. Lalu melalui internet saya tahu bahwa HTTYD ini sudah ada novel dan film-nya, maka saya tonton melalui website streaming, langsung habis ketonton film seri pertama dan kedua.

Toothless, Naga Jantan Spesies Langka, Bertemu Naga Betina


Sekarang pas udah ada film ketiganya, saya udah nunggu-nunggu banget! Apalagi naga milik Hiccup, Toothless adalah naga Night Furry yang tergolong spesies langka. Di film yang ketiga ini, The Hidden World, Toothless bertemu dengan naga betina Light Furry. Naga Furry berpasangan sekali seumur hidup, maka ketika Toothless menemukan betina yang sama-sama langka, Toothless akan berusaha mendekati si betina.

Masalahnya, Toothless sudah memiliki majikan, selain itu ia juga menduduki posisi naga Alpha yang memimpin semua naga. Apabila Toothless memutuskan kawin dengan si betina, maka si betina yang tidak memiliki majikan lebih memilih tinggal di The Hidden World, tempat di ujung bumi dimana semua naga-naga bersemayam jauh dari peradaban manusia. Semua naga-naga milik penduduk juga harus dilepas karena mereka mengikuti Alpha.

Kalau kamu suka mengamati perilaku hewan, mungkin kamu gak akan cepat bosan saat melihat bagaimana proses pendekatan dua naga Furry ini. Tidak ada dialog, tidak ada kata-kata, tapi naga-naga adalah makhluk cerdas yang cepat tanggap dan punya cara sendiri untuk berbicara.

Desa Berk, Leluhur Viking, dan Beratnya Pernikahan


Hiccup yang sudah melewati perjalanan panjang bersama Toothless tidak punya pilihan selain melepaskannya. Sebagaimana naga-naga lain seumuran Toothless, tentu sudah waktunya menemukan pasangan. Lagipula sebagai kepala suku, Hiccup sudah waktunya mempersiapkan diri untuk menikahi Astrid.

Desa Berk ini memiliki leluhur Bangsa Viking, terkenal dengan tabiat mereka yang keras kepala, namun mereka suka makan malam bersama. Bayangin lho, orang-orang satu pulau mereka semua makan-makan bareng! Jaman sekarang udah langka kebersamaan yang begitu, mau makan-makan alumni aja gak semuanya hadir. Oke fokus ke pembicaraan Gobber ya.

Jadi si Gobber ini ahli kayu di desa Berk yang memberi nasehat pada Hiccup dan Astrid.

"Disini cuma kalian berdua yang waras, jadi berhentilah memikirkan ancaman dari luar dan menikah."

Spontan, yang merespon bukan Hiccup dan Astrid, tapi teman-temannya.

"Tunggu, aku seperti mendengar kata M- apa itu?!" tanya Tuffnut yang mendadak berhenti berkelahi dengan saudarinya, Ruffnut.

Dan Ruffnut hanya tertegun tanpa ekspresi sambil menjawab, "Jijik."

HAHAHA! Ketawa saya gak kekontrol. Rasanya orang lain gak akan paham lucunya dimana. Tapi bagi saya cara Ruffnut mengatakan jijik pada pernikahan, itu kena banget. Ruffnut itu kan berjiwa bebas, dia perempuan tangguh pengendara naga, mana sempat dia memikirkan soal menikah.

Mungkin itu sebabnya penghuni Berk sedikit, karena mayoritas tidak mau menikah dan diatur-atur oleh pasangan. Tapi Hiccup berbeda, dia kepala suku, dia harus menjadi contoh yang baik.

Melepaskan Toothless, Berarti Melepaskan Semua Naga Penduduk


Selain keputusan berat yang harus diambil Hiccup dalam melepaskan semua naga, konflik di film ini juga terletak pada kehadiran tokoh Grimmel Si Pemburu Naga. Grimmel ingin memusnahkan semua naga Furry karena dianggap ancaman bagi kaumnya. Karena sudah berpengalaman dalam berburu, maka Grimmel menggunakan Light Furry sebagai umpan, agar Toothles masuk ke dalam perangkap.

Ternyata, Hiccup yang mulai berpikir dia tidak bisa apa-apa tanpa Toothless, mulai berjuang membebaskan Toothless dan pasangannya. Bukan untuk kepentingan dirinya, tapi murni agar Toothless bisa bahagia bersama Light Furry.

Cinta Hiccup pada Toothless ini lebih dari sekedar majikan dan piaraan, tapi mereka seperti sahabat. Ketika sudah waktunya seorang sahabat menikah dan membangun keluarga, ada sedikit perasaan haru kita ikut bahagia, sekaligus dalam waktu yang bersamaan kita pun kehilangan dia. Berkurangnya komunikasi dan waktu bertemu. Semudah itu persahabatan yang terjalin bertahun-tahun akan musnah ketika makhluk biologis mengikuti insting berkembang biak.

Masa lalu tentang keberadaan naga-naga yang hidup berdampingan dengan manusia kini hanya sekedar dongeng. Orang-orang seiring dengan waktu melupakan naga dan tidak percaya pada dongeng.

Hiccup yang sudah berjenggot, Astrid yang tidak lagi gesit dan kini berkeriput, tiba-tiba dikagetkan saat sedang berlayar. Bayangan hitam besar menyeruak dari balik kabut, menghantam Hiccup ke dek kapal. Makhluk besar dan hitam itu adalah Toothless! Dengan membawa keluarganya!