Tuesday, August 21, 2018

Kosmetik Preloved, Yes Or No?


Preloved Cosmetics/Kosmetik Preloved adalah istilah yang digunakan untuk menandakan kondisi produk kecantikan yang sudah pernah dibuka/dipakai, kemudian dijual kembali dengan kondisi layak dan harga jauh lebih murah.

Apa keuntungan dari jual-beli kosmetik preloved?

Bagi penjual, kita bisa memberikan kosmetik tidak terpakai kepada siapa saja yang berminat, dan kita juga mendapat uang sebagai pengganti walaupun nilai uang tersebut tidak sebanding dengan harga kosmetik saat pertama kali dibeli.

Sedangkan bagi pembeli, mendapatkan kosmetik preloved dirasa menguntungkan karena dari segi harga jelas jauh lebih murah dibanding kondisi baru. Misalnya untuk harga sebuah lipstick kemasan baru dibandrol dengan harga 100.000, apabila kita mencari barang preloved, kita bisa mendapat harga 50.000 saja. Murah, bukan? Apalagi untuk yang senang mencoba-coba skincare, kalau produk yang kita incar lumayan mahal, kita bisa mencari preloved, sehingga kalau seandainya tidak cocokpun gak rugi-rugi amat.

Hal-hal yang perlu dipertimbangkan


Rawan Bakteri



Untuk kosmetik cair seperti lipstick, mascara, dan eyeliner yang sudah lewat 6 bulan sejak dibuka sebaiknya jangan diperjual-belikan, buang saja. Kenapa? Karena kosmetik ini lebih rentan pertumbuhan bakteri. Kalaupun ingin diperjual-belikan pastikan masa pakainya baru sekitar 3 bulanan atau kurang, karena jika kita menjual mascara yang sudah lewat 5 bulan, siapa yang ingin membeli jika masa pakainya tinggal 1 bulan lagi? Dan juga, kalau penjual menggunakan kuas terpisah maka ini akan menjadi point plus, kondisi barang preloved lebih higienis karena kuas bawaan tidak berinteraksi langsung dengan pengguna terakhir. Kosmetik kategori ini biasanya dijual sangat murah karena memiliki masa pakai yang sangat singkat.

Level Aman



Namun tidak semua kosmetik cair berbahaya kok. Kosmetik cair dengan kemasan tube dan botol biasanya lebih steril karena hanya dikeluarkan isinya, tidak dibuka tutup seperti kategori Rawan Bakteri. Biasanya produk pencuci wajah, toner, pelembab, primer, foundation yang belum lewat 12 bulan sejak dibuka aman-aman saja diperjual-belikan karena kontak fisik dengan pengguna terakhir hanya bagian ujung botol/tube, isi produk di dalamnya tidak terkontaminasi. Tidak heran kalau kosmetik kategori ini hanya berbeda 30% dari harga baru. Biasanya ini yang sering menjadi incaran saya, selain senang mencoba-coba skincare, menemukan foundation yang serasi dengan warna kulit asli itu susah banget sehingga harus bergonta-ganti.


Dipertanyakan Kelayakannya



Untuk skincare, misalnya seperti cream wajah, kamu hanya boleh memperjual-belikan barang yang diambil dengan spatula. Sedangkan untuk make up dalam kategori ini boleh diperjual-belikan sepanjang pemakaian menggunakan alat terpisah (kuas dan sponge). Bisa berupa bedak, eyeshadow, blush on, dan primer. Penjual yang baik akan selalu jujur mengatakan penggunaan produk semasa dia pakai. Bagaimana kalau penjual tidak terbuka? Kembali ke diri kamu sendiri, kamulah yang bisa memutuskan beli atau tidak.

Apakah kamu juga pernah melakukan transaksi jual-beli kosmetik preloved? Yuk share pengalaman kamu di kolom komentar!