Wednesday, July 27, 2016

Terlalu Sibuk Layani Pelanggan, Blog Terbengkalai


Siapa disini yang punya online shop? Akuh, akuh!

Baru sekarang oh aku rasakan.. Punya online shop rasanya kewalahan..

Kalau ada yang bilang, online shop itu pekerjaan sampingan, saya kurang setuju. Alasannya sih karena semua pelanggan butuh jawaban cepat (fast respon) dan jika kamu seorang karyawan maka kamu tidak bisa membalas pertanyaan calon pembeli pada jam kerja. Kecuali kamu mencuri waktu di sela-sela bekerja, yang membuat kinerja kamu tidak produktif. Kecuali kamu menjual santai barang bekas, yang artinya jualan online bukan prioritas utama kamu.

Memulai online shop dengan memposting produk di blog, membalas pertanyaan calon pembeli di sela-sela blogwalking adalah gambaran kehidupan saya 3 tahun yang lalu. Saya bekerja sendiri di loteng yang dikhususkan oleh orang tua saya agar saya bisa bekerja dengan tenang. Di awal-awal memang yang menghubungi saya sedikit, tapi lama-kelamaan hp semakin ramai bahkan sampai harus membeli hp lagi karena kontak hp yang lama sudah kepenuhan, hari-hari saya pun berubah menjadi pedagang yang sibuk membalas pesan sampai tidak sempat update blog.

Saat itulah saya merasa sudah saatnya membayar jasa orang lain untuk menulis artikel. Sayang kan kalau blog yang sudah pakai domain malah dibiarkan tidak update-update. Saya merasa tertolong karena postingan blog sudah ada yang rutin update, jadi saya bisa melayani pelanggan dengan tenang. Tapi baru-baru ini saya merasa kewalahan lagi membalas pesan. Di rumah ada 3 hp blackberry yang dikhususkan buat jualan, meskipun hp yang ketiga masih sepi karena blognya masih baru, tapi tetap saja kedua hp bb gak berhenti bunyi.. Dalam 1 hp ada sms, bbm, dan whatsapp maka dari itulah saya tidak menerima telepon karena takut calon pembeli kabur kalau pesan telat dibalas.

TANYA: Pernah berpikir untuk membayar jasa orang untuk membalas pesan?

Pernah sih, semua hp diserahkan ke karyawan, tapi dampaknya persediaan barang jadi gak kekontrol.. Kalau saya sendiri yang terima order, otomatis saya bisa langsung mendatangkan barang lagi ketika permintaan sedang meningkat. Ditambah lagi balasan dari pemilik toko terkesan lebih meyakinkan dibanding orang lain yang menjawab.

Saya harap kawan-kawan Blogger yang pernah mampir ke blog ini memaklumi kenapa saya jarang update.. Karena saya terlalu sibuk mengurus orderan. Kalau calon pembeli kabur kasian Hendri, Awan, dan Fendi yang udah cape-cape promosi sana-sini demi secuil bonus :D