10 Bahan Berbahaya Dalam Kosmetik

Semakin banyak produk kecantikan yang mengatakan bahwa produk mereka terbuat dari bahan alami, sehingga kita merasa aman-aman saja mencobanya. Padahal yang membuat kosmetik tidak cocok dengan kulit kita bukan karena kosmetik tersebut terbuat dari bahan alami atau kimia, melainkan apa saja bahan-bahan yang ditambahkan ke dalam komposisi. Penting sekali bagi kita untuk memahami komposisi sebelum membeli, supaya kita dapat terhindar dari 10 bahan berbahaya dalam kosmetik.

Christopher Drummond, seorang penata rias selebriti, menyebutkan 10 jenis racun yang harus kita hindari. Periksa apakah salahnya satunya ada di komposisi kosmetik yang kamu pakai.

1. MIDAZOLIDINYL UREA AND DIAZOLIDINYL UREA
Merupakan bahan pengawet yang paling umum digunakan setelah parabens. Bahan utamanya adalah formaldehida yang biasa digunakan untuk mengawetkan mayat, apabila digunakan ke kulit manusia bisa menyebabkan dermatitis (radang kulit), luka bakar, inflamasi, dan pengeluaran air mata.

2. METHYL AND PROPYL AND BUTYL AND ETHYL PARABEN
Bahan ini digunakan untuk menghambat pertumbuhan bakteri dan dapat memperpanjang batas kadaluarsa. Meski diketahui sebagai bahan beracun, tapi tetap saja ada yang menambahkan bahan ini ke dalam kosmetik sehingga dapat menyebabkan reaksi alergi dan ruam pada kulit.

3. PETROLATUM
Hindari petrolatum atau parfum berbahan petrolatum, karena ini merupakan sebuah byproduct dari produksi minyak bumi atau bensin.

4. PROPYLENE GLYCOL
Idealnya, ini adalah gliserin sayuran yang dicampur dengan alkohol yang terbuat dari gandum. Propylene Glycol ditemukan pada beberapa produk kosmetik dan pembersih wajah. Zat ini dapat menyebabkan kemerahan pada kulit dan dermatitis kontak. Bahkan penelitian terakhir menunjukan bahwa zat ini juga dapat merusak ginjal dan hati.

5. PVP/VA COPOLYMER
Zat kimia yang hasil keluaran minyak bumi ini digunakan pada produk hairspray dan kosmetik lainnya. Dianggap dapat beracun, karena partikel-partikelnya dapat menyebabkan masuknya benda asing pada paru-paru orang sensitif.

6. STEARALKONIUM CHLORIDE
Stearalkonium klorida dikembangkan oleh industri kain sebagai pelembut kain. Namun, zat kimia ini juga terkandung dalam kondisioner dan krim rambut. Bahan ini dapat menyebabkan reaksi alergi.

7. SODIUM LAURYL SULFATE (SLS)
Zat sintetis ini biasanya digunakan pada produk sampo untuk membersihkan dan menciptakan banyak busa. Efek yang ditimbulkan zat ini adalah iritasi pada mata, ruam kulit, rambut rontok, ketombe pada kulit kepala dan reaksi alergi. Sering kali kandungan zat ini disamarkan dalam pseudo-kosmetik alami dengan penjelasan dalam tanda kurung “berasal dari kelapa.”

8. SYNTHETIC COLORS
Bahan sintetis warna diyakini sebagai penyebab kanker. Jika dalam produk kosmetik tertera kandungan ini, jangan sekali-kali menggunakannya.

9. SYNTHETIC FRAGRANCES
Wewangian sintetis yang digunakan dalam produk kosmetik mengandung sebanyak 200 zat kimia berbahaya. Bila Anda menggunakan produk wangi maka semua bahan kimia berbahaya bisa diserap dalam aliran darah melalui kulit. Bahan kimia ini dapat mengakibatkan efek samping seperti sakit kepala, pusing, ruam, hiper-pigmentasi, kekerasan batuk, muntah dan iritasi kulit.

10. TRIETHANOLAMINE
Sering digunakan dalam kosmetik untuk mengatur PH dan sebagai dasar bagi banyak produk pembersih. TRIETHANOLAMINE dapat menyebabkan reaksi alergi, termasuk masalah mata dan kekeringan pada rambut dan kulit. Bisa beracun jika diserap ke dalam tubuh dalam jangka waktu yang panjang.

Dengan mengetahui 10 bahan berbahaya dalam kosmetik, diharapkan masyarakat lebih jeli dalam memilih produk. Jangan gampang percaya dengan bujukan seller nakal yang mengatakan bahwa cream yang mereka jual adalah racikan dokter padahal belum jelas darimana asalnya.

26 comments:

  1. Kalau mercury itu termasuk gak yah...

    ReplyDelete
    Replies
    1. mercury bukan tergolong berbahaya, tapi masuk ke kategori Sangat Berbahaya..

      Delete
    2. Oh iya-yah, judulnya kan "berbahaya" bukan "sangat berbahaya" wkwkw

      Delete
    3. Mas Ridah tambahin aja Title nya biar sangat.. ngeri juga ya Mbak Dewi :)

      Delete
    4. terus kalau seperti yang dituliskan mas ridha ini "wkwkwk" berbahaya gak mas, soalnya gak ngerti itu.?

      Delete
  2. untung gak pernah pakai kosmetik :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. serius? odol dan sabun mandi juga termasuk kosmetik.

      Delete
  3. Saya baru tau kalau ODOL dan SABUN MANDI adalah termasuk kosmetik. Saya selalu berganti ganti merek ODOL dan SABUN MANDI. Mulai dari sabun mandi batangan hingga berbentuk Gel atau busa

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo saya mandi ga pake sabun aja mas asep, biar ga bahaya :D

      Delete
    2. pak asep : saya cuma asal nyebut ko wkwkwk =))

      hendri : pantesan kamu bau :p

      Delete
  4. saya ngak ada yang tau sebelumnya, disini baru tau ipun masih binggung, hahaha
    cewek atau cowok kayaknya perlu tau deh, wkakakkaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo beli keperluan sehari-hari seperti shampo, odol, sabun, dll baca baik-baik mas komposisinya jangan beli produk yang mengandung salah satu bahan di atas :)

      Delete
  5. mantap sekali postinganya mbak elsa, sukses sekalu

    ReplyDelete
  6. Harus lebih hati hati ya Mbak dalam menggunakan kosmetik, wah saya cowok jarang mack up tapi ngeri aja jika kosmetik ada bahan berbahayanya. tar Istri saya gak cantik lagi deh. makasih atas info bermanfaat nya salam sukses :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo istrinya udah gak cantik lagi berarti harus cari yang baru =))

      Delete
  7. Berarti harus berhati-hati, gak cuma tampil cantik tapi harus tahu sebelum beli kosmetik kandungan apa saja yang ada didalamnya.
    Pasti gak mau kan mukanya jadi bermasalah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas jadi cantik itu susah, gak boleh asal-asalan beli kosmetik tapi juga jangan malas merawat karena kosmetik adalah kebutuhan sehari-hari.

      Delete
  8. Paraben jugak.. Katanya bisa bikin kulit keriput.. :(

    ReplyDelete
  9. Salam kunjungan, salam perkenalan mbak..
    klo ga salah methylparabean/sejenisnya itu banyak di produk pelembab & pemutih ya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. salam kembali
      soalnya paraben bisa memperpanjang masa kadaluarsa
      saya juga kalo punya produk sendiri mau pake paraben haha

      Delete
  10. nah itu mbak, jadi kudu harus extra hati-hati ya mbak, apalagi buat kita kaum cewek, yang sehariannya tidak pernah lepas dari kosmetik biar cantik dan menarik, mau menghilangkan jerawat malah beranak itu jerawat, sangat berbahaya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba, kebayang dulu waktu masih belum niat dandan apa aja dipake (tanpa dibaca dulu komposisi), untungnya gak sampe rusak nih kulit hehe

      Delete
    2. jerawat?di saya ada obatnya mba devi kalo mau boleh invite :D

      Delete
  11. Wah ngeri juga yah mbak kalau tidak berhati-hati menggunakan kosmetik bukannya tampil cantik malah menjadi sumber penyakit, makasih sharingnya mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya gitu deh mas anton, kalo digunakan dengan baik kosmetik bisa merawat diri agar lebih terawat dan menarik tapi kalau sembarangan malah merusak hehe

      Delete

Boleh OOT asal jangan ninggalin link hidup ya. Terimakasih kunjungannya :)

Powered by Blogger.