Follow Us @soratemplates

Thursday, December 11, 2014

10 Bahan Berbahaya Dalam Kosmetik

Semakin banyak produk kecantikan yang mengatakan bahwa produk mereka terbuat dari bahan alami, sehingga kita merasa aman-aman saja mencobanya. Padahal yang membuat kosmetik tidak cocok dengan kulit kita bukan karena kosmetik tersebut terbuat dari bahan alami atau kimia, melainkan apa saja bahan-bahan yang ditambahkan ke dalam komposisi. Penting sekali bagi kita untuk memahami komposisi sebelum membeli, supaya kita dapat terhindar dari 10 bahan berbahaya dalam kosmetik.

Christopher Drummond, seorang penata rias selebriti, menyebutkan 10 jenis racun yang harus kita hindari. Periksa apakah salahnya satunya ada di komposisi kosmetik yang kamu pakai.

1. MIDAZOLIDINYL UREA AND DIAZOLIDINYL UREA
Merupakan bahan pengawet yang paling umum digunakan setelah parabens. Bahan utamanya adalah formaldehida yang biasa digunakan untuk mengawetkan mayat, apabila digunakan ke kulit manusia bisa menyebabkan dermatitis (radang kulit), luka bakar, inflamasi, dan pengeluaran air mata.

2. METHYL AND PROPYL AND BUTYL AND ETHYL PARABEN
Bahan ini digunakan untuk menghambat pertumbuhan bakteri dan dapat memperpanjang batas kadaluarsa. Meski diketahui sebagai bahan beracun, tapi tetap saja ada yang menambahkan bahan ini ke dalam kosmetik sehingga dapat menyebabkan reaksi alergi dan ruam pada kulit.

3. PETROLATUM
Hindari petrolatum atau parfum berbahan petrolatum, karena ini merupakan sebuah byproduct dari produksi minyak bumi atau bensin.

4. PROPYLENE GLYCOL
Idealnya, ini adalah gliserin sayuran yang dicampur dengan alkohol yang terbuat dari gandum. Propylene Glycol ditemukan pada beberapa produk kosmetik dan pembersih wajah. Zat ini dapat menyebabkan kemerahan pada kulit dan dermatitis kontak. Bahkan penelitian terakhir menunjukan bahwa zat ini juga dapat merusak ginjal dan hati.

5. PVP/VA COPOLYMER
Zat kimia yang hasil keluaran minyak bumi ini digunakan pada produk hairspray dan kosmetik lainnya. Dianggap dapat beracun, karena partikel-partikelnya dapat menyebabkan masuknya benda asing pada paru-paru orang sensitif.

6. STEARALKONIUM CHLORIDE
Stearalkonium klorida dikembangkan oleh industri kain sebagai pelembut kain. Namun, zat kimia ini juga terkandung dalam kondisioner dan krim rambut. Bahan ini dapat menyebabkan reaksi alergi.

7. SODIUM LAURYL SULFATE (SLS)
Zat sintetis ini biasanya digunakan pada produk sampo untuk membersihkan dan menciptakan banyak busa. Efek yang ditimbulkan zat ini adalah iritasi pada mata, ruam kulit, rambut rontok, ketombe pada kulit kepala dan reaksi alergi. Sering kali kandungan zat ini disamarkan dalam pseudo-kosmetik alami dengan penjelasan dalam tanda kurung “berasal dari kelapa.”

8. SYNTHETIC COLORS
Bahan sintetis warna diyakini sebagai penyebab kanker. Jika dalam produk kosmetik tertera kandungan ini, jangan sekali-kali menggunakannya.

9. SYNTHETIC FRAGRANCES
Wewangian sintetis yang digunakan dalam produk kosmetik mengandung sebanyak 200 zat kimia berbahaya. Bila Anda menggunakan produk wangi maka semua bahan kimia berbahaya bisa diserap dalam aliran darah melalui kulit. Bahan kimia ini dapat mengakibatkan efek samping seperti sakit kepala, pusing, ruam, hiper-pigmentasi, kekerasan batuk, muntah dan iritasi kulit.

10. TRIETHANOLAMINE
Sering digunakan dalam kosmetik untuk mengatur PH dan sebagai dasar bagi banyak produk pembersih. TRIETHANOLAMINE dapat menyebabkan reaksi alergi, termasuk masalah mata dan kekeringan pada rambut dan kulit. Bisa beracun jika diserap ke dalam tubuh dalam jangka waktu yang panjang.

Dengan mengetahui 10 bahan berbahaya dalam kosmetik, diharapkan masyarakat lebih jeli dalam memilih produk. Jangan gampang percaya dengan bujukan seller nakal yang mengatakan bahwa cream yang mereka jual adalah racikan dokter padahal belum jelas darimana asalnya.

No comments:

Post a Comment

Boleh OOT asal jangan ninggalin link hidup ya. Terimakasih kunjungannya :)